Sekte yang Pernah Ada di Indonesia

sekte ini yang dimana menggegerkan masyarakat beberapa hari ini. Bukan hanya namanya yang dimana sangat menggelitik, suami istri yang dimana memimpin sebuah aliran sesat ini yang dimana mereka mengajarkan sejumlah hal yang dimana sangat menyimpang dari sebuah ajaran aslinya. Kelompok ini yang dimana mereka memiliki belasan pengikut yang dimana mereka ini sudah diamankan oleh Polres Serang untuk menghindari beberapa amukan massa. Polisi yang dimana pada saat itu mendatangi sebuah rumah pendiri dari Kerajaan Ubur-Ubur, Rudi dan juga Aisyah, yang dimana pasangan suami istri ini adalah pasangan yang menyita perhatian, dimana sejumlah bukti dari ajaran sesat tersebut. Salah satunya, adalah dalam struktur organisasi dalam Kerajaan Ubur-Ubur. Sementara ini akan kita hentikan dahulu kegiatan, belum diperlukannya sebuah tindakan pengamanan. Kita nantinya juga akan kaji lebih dalam hal ini bersama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), hal ini yang dimana juga diungkapkan oleh AKBP Komarudin, Kapolres Serang.

Sekte yang Pernah Ada di Indonesia

Sekte yang dimana seperti sebuah Kerajaan Ubur-Ubur yang dimana tidak hanya sekali ini ada dan juga terbentuk di Indonesia. Sejak bertahun-tahun lalu, daiman beberapa sekte dan juga sejumlah aliran sesat sbobet88 sempat juga menjadi sebuah hal yang dimana menghebohkan publik. Berdasarkan dengan catatan Liputan6.com, dimana ada empat aliran sesat yang sangat menggemparkan publik Tanah Air, termasuk juga dengan aliran Kerajaan Ubur-Ubur. Dalam artikel ini akan dibahas beberapa Sekte yang pernah ada di indonesia. 

Kerajaan Lia Eden

Lia Aminudin atau yang dimana juga dahulu dikenal sebagai Lia Eden dimana pada saat itu dirinya sempat menggemparkan masyarakat karena mengaku sebagai seorang yang datang sebagai penyebar wahyu Tuhan dan juga reinkarnasi dari Bunda Maria. Paham Lia Eden ini yang dimana diketahui mampu menjaring sekitar 100 penganut pada sebuah awal pendiriannya yang dimana pada saat itu terdiri dari cendekiawan, artis, dan juga beberapa pelajar. Pada Desember 1997, Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dimana telah melarang perkumpulan ini.

Pimpinan sekte dari sebuah Kerajaan Tuhan yaitu Eden telah dua kali mendapat sebuah vonis hukuman penjara yang dimana hal itu dijatuhkan pada 2006 dan juga pada 2009 akibat kasus penistaan agama yang dirinya lakukan. Namun, ternyata hal tersebut tidak membuatnya jera. Pada Mei 2015, dia kemudian membuat sejumlah pernyataan yang dimana beberapanya mengejutkan. Salah satunya soal kedatangan adanya UFO. Dia sempat juga meminta izin kepada Presiden Joko Widodo atau juga Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama atau  yang dikenal dengan Ahok, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur dari DKI Jakarta, untuk dapat mendaratkan UFO tersebut di Monas.

Wanita yang mengaku juga dirinya sebagai Rasul Lia Eden ini juga mengingatkan beberapa orang yang dimana tentang akhir zaman yang dimana disebutkan oleh dirinya akan terjadi pada akhir Mei 2015. Disebutkan, UFO yang dimana akan rencananya didaratkan di Monas itu, nantinya akan membawa Eden dan juga para pengikutnya ke surga. Surat yang sama juga  yang dimana dikirimkannya kepada pejabat KPK serta juga Polri. Dia mengkritik sebuah kesesatan yang masih terjadi di negeri ini.

Menurut versi Lia Eden, Indonesia yang dimana seharusnya bisa selamat asal menjadikan BJ Habibie yang dimana sebagai Presiden. Lia Eden juga menyebut jika  Habibie adalah sosok Presiden yang jauh dari sebuah kemusyrikan dan juga tak pernah bersekutu dengan Nyi Roro Kidul. Habibie yang dimana disebutkan sebagai reinkarnasi dari Gajah Mada yang dimana dirinya punya Sumpah Palapa. Karena itu, sesungguhnya Indonesia sendiri bisa selamat kalau dirinya bisa menjadi seorang presiden yang ada pada waktu itu. Tapi dimana pada sayangnya, kolaborasi politik yang kotor telah menurunkannya hal itu yang dimana ditulis oleh Lia Eden.

Sekte Satria Piningit Weteng Buwono

Sekte Satrio Piningit Weteng Buwono yang dimana juga menjadi salah satu sekte sesat yang pernah ada dan muncul di indonesia. Dimana sekte ini didirikan oleh Agus Imam Solihin. Dia sendiri mengaku sebagai Tuhan sejak 2005-2006. Sekte ini yang dimana dianggap sesat dan juga melanggar sebuah perintah agama Islam.

Dikutip dari dari portal berita kumparan, Agus yang dimana mengaku sebagai Imam Mahdi yang dimana dirinya mengajarkan kepada pengikutnya untuk dapat meninggalkan shalat, puasa dan juga menjalankan hubungan seksual yang dimana dilakukan bersama pasangannya secara bersama-sama dengan pengikut lainnya dalam satu ruangan. Dia juga yang dimana mengklaim sebagai keturunan dari Presiden pertama RI, Soekarno.

Sebelumnya, Agus yang dimana dirinya juga mendirikan padepokan di Permunas III Bekasi Timur yang dimana pada akhirnya diusir oleh warga dan akhirnya padepokan tersebut pindah ke Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dianggap menjadi sebuah ajaran yang meresahkan dengan ajarannya yang menyimpang, Agus pun yang dimana pada akhirnya ditangkap, namun yang dimana kemudian dirinya sempat melarikan diri. Agus pun yang dimana kemudian menyerahkan diri dan juga dia diadili dengan sebuah hukuman dalam penjara 2 tahun 6 bulan.

Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar)

Pada tanggal 14 Januari 2016 dimana Bareskrim Polri menerima sebuah laporan yang dimana tentang adanya sebuah aliran sesat yang dimana pada saat itu dipimpin oleh Ahmad Musadeq. Gerakan fajar nusan taran ini atau Gafatar namanya. Musadeq‎ yang dimana pada saat itu dirinya mengaku sebagai nabi setelah Nabi Muhammad SAW. Kelompok ini juga dimana mereka mengklaim memiliki 50 ribu anggota. Puluhan ribu anggota itu yang dimana di antara mereka sendiri tersebar di 12 wilayah negara Karunia Tuhan Semesta Alam Nusantara yang dimana dibentuk oleh ketua umumnya, yaitu Mahful Muis Tumanurung.

Anggotanya dalam ajaran ini dimana cukup banyak, yaitu 40 sampai 50 ribu yang dimana seluruhnya tersebar di seluruh Indonesia ungkap Kasubdit I dari Keamanan Negara dan juga Separatis AKBP Satria Hady Permana yang ada di kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan. Satria menuturkan, dimana setiap anggota yang akan diminta untuk dapat menyetorkan uang dengan beberapa modus untuk sebuah kegiatan sosial Gafatar. Uang yang dimana uang tersebut yang kemudian dikumpulkan dan juga diberikan pada bendahara dari tingkat RT, RW, kecamatan, daerah, sampai juga yang ada di tingkat nasional.

Gafatar yang dimana menjadi organisasi yang juga dicap ilegal karena organisasi tersebut tidak tak terdaftar di pemerintahan, dan tak mempunyai surat dan keterangan terdaftar sebagai sebuah organisasi yang sah. Apalagi banyak juga yang dimana  warga dilaporkan hilang karena ikut Gafatar, sehingga tentang keberadaan organisasi ini meresahkan masyarakat.

Ahmad Musadeq sendiri  yang dimana sebelum terlibat kasus Gafatar, pernah terjerat juga sebuah  kasus aliran Al-Qiyadah al-Islamiyah pada tahun 2006. Sebagai seorang pendiri aliran, Ahmad Musadeq menyatakan dirinya sendiri sebagai nabi atau mesias. Al-Qiyadah al-Islamiyah merupakan sebuah aliran yang dimana aliran ini kepercayaan yang melakukan sinkretisme ajaran yang ada dari Al-Qur’an, Injil, dan juga Yahudi, juga wahyu yang dimana diakui turun kepada para pemimpinnya.

Kerajaan Ubur-Ubur

Beberapa hari ini, yang dimana jagat dunia maya dihebohkan dengan muncul lagi aliran sesat yang dimana aliran ini dibentuk pasangan suami istri bernama Rudi dan juga Aisyah. Mereka dikenal juga sebagai warga sebagai muslim meski dimana mereka sendiri tak pernah shalat berjamaah di masjid ataupun juga di musala dekat rumahnya, yang baru ditinggali yaitu selama sekitar dua tahun. Pengikut aliran sesat itu yang dimana merupakan mayoritas warga Jawa Timur dan juga Jawa Tengah. Menurut keterangan yang ada dalam pengikutnya, Aisyah yang dimana dirinya sendiri mengaku sebagai Ratu Kidul yang dimana menganut agama Sunda Wiwitan, yang dimana memang mengakui Al Quran dan juga Allah SWT.

Namun, Aisyah yang dimana mengatakan kalau Allah SWT yang dimana memiliki makam yang menyerupai sebuah petilasan. Dia pun percaya yang dimana kalau Nabi Muhammad sendiri berjenis kelamin perempuan. Bahkan, yang dimana Aisyah pun yang menjelaskan sebuah alasan setiap yang pergi haji untuk mencium hajar Aswad karena yang dimana dianggap sebagai kelamin perempuan. Kaabah pun bukan lah kiblat dari umat Muslim, yang dijana sebagai sebuah tempat pemujaan berhala. Kesimpulan kami yang dimana mereka bukan islam. Mereka menyebarkan atas nama Al-quran ini yang dimana sudah meresahkan.

Kalau seperti itu Islam juga dimana sudah ternodai, hal itu yang dimana di ungkapkan kata Anas Tajudin, yang dimana sebagai Sekretaris MUI Kota Serang. Dugaan sementara, kelompok aliran sesat dari Kerajaan Ubur-Ubur yang dimana dipimpin oleh suami istri tersebut memiliki tujuan ekonomi yaitu seperti mengumpulkan uang dan menyimpannya di berbagai macam bank, baik dalam maupun juga yang di simpan di luar negeri.

Itulah beberapa sekte sesat yang ada dan juga pernah muncul di indonesia, dimana sekte tersebut adalah sebuah aliran yang bertentangan dengan agama dan tentunya harus diberantas. Kita sebagai mayasarkata tentunya sekarang ini harus lebih pintar dalam bergabung ke sebuah komunitas atau sebuah kelompok agar tidak menyesatkan.