Kumpulan Tradisi Aneh dari Kaum Wanita di Dunia

Hai sobat Croque ! aduh kami balik lagi nih untuk memberikan informasi mengenai keunikan masyarakat yang ada di dunia ini. Mungkin dari artikel sebelumnya saat kalian Previous, akan menemukan beberapa kota paling aneh di dunia bukan ? maka kali ini kami bahas kembali deh dengan topik yang menyerupai dari tema website ini yakni “ Kumpulan Tradisi Aneh dari Kaum Wanita yang ada di Dunia “ … so far ini masuk ke dalam tema mpo terbaru dari keunikan masyarakat yang ada di dunia, khususnya bagi para kaum wanita ya ! 

 

Memang hakikatnya jika setiap negara ini memiliki tradisi tersendiri yang memang masih saja dilakukan sampai dengan detik ini. Buktinya saja pada sederet tradisi aneh dari kaum wanita yang ada di dunia. Memang yang namanya tradisi ini sudah melekat sekali dalam masing-masing suku yang ada di berbagai negara, lebih lagi di Indonesia yang terdiri dari berpuluh-puluh suku yang sejatinya selalu berbeda-beda keunikannya. Tradisi bahkan dianggap menjadi simbol yang bahkan, beberapa diantaranya memang diperuntukan bagi kaum hawa atau wanita. Berikut ini akan kami berikan penerangan atas beberapa tradisi yang masih dijalankan oleh wanita di berbagai belahan negara di dunia ini ! 

 

Khitanan di Uganda dilakukan oleh Kaum Wanita 

 

Pengetahuan dasar jika Wanita ini menjadi makhluk ciptaan Tuhan yang spesial bukan ? sebab kaum wanita ini ada masa Menstruasi setiap bulannya, ada masa Mengandung, Melahirkan sampai bertaruh nyawa juga dilakukan oleh para wanita yang ada di muka bumi ini. Namun untuk kata “ Spesial “ ini nampaknya tidak terlalu berlaku bagi para kaum wanita di Suku Sabiny, Negara Uganda kawasan Afrika Timur. Jika di Indonesia sendiri khitanan atau dikenal dengan kata sunat ini dilakukan saat anak perempuan ini masih bayi, berbeda lagi dengan adanya tradisi dari Suku Sabiny. Disana para wanita harus mengikuti adanya prosesi sunat di saat usianya sudah dewasa. Bagian klitoris mereka semua selaku wanita akan dipotong sebagian atau secara menyeluruh. 

 

Tujuan dari tradisi ini memang diketahui untuk bisa menurunkan tingkat hasrat seksual wanita, sehingga mereka ini akan tetap setia untuk para pasangannya. Tak hanya itu saja, menurut dari keyakinan Suku Sabiny, wanita yang dikhitan juga sudah dinilai mampu dalam menahan rasa sakit saat mereka ini akan melahirkan, sekaligus dianggap begitu tangguh saat benar-benar menghadapi kerasnya hidup. Kalau alasannya seperti ini, menurut kalian masih ada yang ganjal gak si dari tradisinya ? 

 

Chaupadi menjadi Tradisi bagi Wanita di Nepal 

 

Selanjutnya datang langsung dari Nepal, lebih tepatnya di pedesaan Nepal masih menerapkan Tradisi Chaupadi. Hal ini dikatakan aneh, sebab disana para wanitanya terpaksa harus bisa mengasingkan diri jauh dari sanak keluarganya di saat menstruasi itu tiba. Hal ini dikarenakan adanya alasan mereka yang menstruasi dianggap sedang tidak suci dan bisa membawa malapetaka jika memang dibiarkan hidup berdampingan dengan keluarga yang ada di dalam rumah. Alhasil, saat para perempuan ini sedang menstruasi mereka mesti tinggal di gudang atau gubuk yang kadang kala jaraknya ini sangat jauh dan telah masuk ke dalam hutan yang terpencil. Selama pengasingan itu, tidak sedikit dari kaum hawa yang menderita. Bahkan beberapa diantaranya bisa mengalami kejadian tidak menyenangkan seperti halnya menjadi korban dari pemerkosaan hingga digigit ular yang berbisa. 

 

Seluruh Tubuh harus Dibanjiri Tato – di Negara Brazil dan Paraguay 

 

Ini dia nih yang menjadikan Paraguay dan Brazil Aneh, sebab ada beberapa kaum wanita yang memang harus membanjiri tubuhnya dengan berbagai macam seni tato. Tradisi ini masih banyak dilakukan di kedua negara itu, serta masih kental sekali menjadi budaya dari Amazon. Mau tidak mau, suka tidak suka, ingin tidak ingin, disana para wanita harus wajib di tato lho ! terutama sekali di saat mereka ini sudah beranjak dewasa dan sudah memasuki masa menstruasi pertama. Beberapa bagian tubuh yang memang biasanya akan ditato adalah bagian payudara, lalu bagian punggung dan juga bagian perut. Proses dari penatoan ini memang dianggap sangat amat menarik secara seksualnya dan akan membuat sang wanita ini menjadi cantik sekali. Ini sungguh membingungkan sekali.. 

 

Kasihan, Wanita di China harus Menangis Selama 30 Hari 

 

Hayo kalian biasanya nangis karena apa ? kami berikan opsi ya ? 

  1. Dipukul Mak Bapak karena bandel 
  2. Diputusin pacar
  3. Di PHP in atau masuk zona Friendzone
  4. Jatuh, Kepentok, kebentur
  5. Semuanya benar ? 

Wkwkwk… ini masuk opsi standar yang biasanya dilakukan oleh masyarakat +62 yakni masyarakat Indonesia ( umumnya saja ya wkwkwk ). 

 

Namun hal ini justru menjadi hal yang biasa saja bagi orang China, sebab disana menangis bisa dilakukan selama 1 bulan full lho ! herannya, kuat aja ya air mata ngucur mulu ? hal ini kemungkinan besar masih saja dilakukan sampai detik ini oleh beberapa suku tertentu saja ya. Tepatnya di negara China yakni pada Provinsi Sichuan, calon mempelai wanita ini wajib sekali menangis setiap malam dalam kurun waktu 1 bulan penuh menjelang pernikahan mereka ini akan tiba. 

 

Bahkan bisa dikatakan kalau si wanita ini tidak menangis atau enggan untuk menangis, keluarganya lah yang harus membuat si perempuan ini menangis dengan cara apapun itu. Entah harus dipukul, dijedotin, di cubit, pokoknya harus dibuat nangis anak perempuan di keluarga tersebut. Tradisi aneh yang dijalankan oleh kaum wanita ini dipercaya, bahwa tangisan calon mempelai akan berkah untuk hari pernikahan mereka dan rumah tangga yang akan dibina kedepannya. 

 

Kawasan Mentawai ada Tradisi untuk Memahat Gigi bagi Wanita 

 

Sehabis pergi dari China, maka langsung balik lagi nih ke Indonesia. Lebih tepatnya tradisi ini berasal dari suku Mentawai yang ada di Indonesia. Tradisi yang ada di suku ini benar-benar memperlihatkan bagaimana seorang wanita semestinya harus memiliki gigi yang runcing. Sebab menurut dari kepercayaan Suku Mentawai ini, wanita yang bergigi runcing memiliki daya kharisma tersendiri dan pada akhirnya bisa membuatnya menjadi terlihat jauh lebih cantik lagi. Masalahnya jika kita memposisikan diri sebagai masyarakat awam nih, pasti akan melihat jika tradisi ini sungguh menyakitkan bagi kaum hawa. Tanpa adanya penggunaan dari Obat Bius, mereka ini harus mampu untuk menahan rasa sakit yang tidak tertahankan saat pisau kasar yang berukuran sedang menembus saraf-saraf gigi tersebut. 

Ada-Ada Saja, Afrika Selatan Selalu Menjalankan Tes Keperawanan 

Di Indonesia sendiri Keperawanan menjadi salah satu hal yang dianggap tabu sekali untuk diumbar atau dibicarakan. Namun berbeda halnya dengan tradisi aneh bagi kaum wanita yang ada di Afrika Selatan ini. Dimana yang ditinggali oleh suku Melawai, mereka ini justru selalu menyuruh anak perempuan yang akan memasuki masa dewasa untuk melakukan ritual dari tes keperawanan. Tes ini bisa dikatakan cukup membuat kaum wanita merasa menderita, sebab proses yang harus dijalankan ini dilakukan dengan cara membayar seorang laki-laki yang nantinya dengan sengaja melakukan hubungan badan dengan mereka ini. 

Dikubur dalam Pasir di California 

Untuk tradisi yang satu ini ngeri-ngeri sedep nih, dilakukannya oleh mereka sebagai masyarakat suku Luiseno – California. Yang aman para wanita ini baru saja memasuki masa menstruasi pertamanya yang akan langsung saja diminta untuk mengikuti tradisi penguburan tubuh di dalam pasir. Tradisi ini dipimpin langsung oleh tetua sukunya. Sang wanita ini akan langsung dikubur dalam pasir sambil mendengarkan nasihat-nasihat yang telah dilontarkan oleh si tetua sukunya, dan sudah dilakukan saat siang mendatang. Umumnya setelah melakukan ritual ini, maka seorang wanita akan dianggap layak sekali masalah kedudukannya, dan juga memiliki nilai yang mampu untuk menjalani kehidupan sebagaimana mestinya.